Celebrity

Rabu, 04 Mei 2011

Serangan 11 September 2001

Serangan 11 September 2001 ialah empat serangan terorisme yang terjadi pada tanggal 11 September 2001 atau biasanya dikenal Peristiwa 9/11. Tiga dari empat pesawat menabrak gedung WTC 1, WTC 2 dan Pentagon di New York, Amerika Serikat. Penerbangan 93 yang ditargetkan menabrak U.S. Capitol tidak mencapai sasaran dan terjatuh di Shanksville, barat daya Washington D.C. Diperkirakan sekitar 3.000 orang tewas dalam serangan ini.


Kronologi

  • 8:46 American Airlines Penerbangan 11 menabrak sisi utara Menara Utara (WTC 1) (kecepatan diperkirakan 790 km/jam atau 219 m/detik) di antara lantai 93 dan 99.
  • 9:02 American Airlines Penerbangan 175 menabrak sisi selatan Menara Selatan (WTC 2) (kecepatan diperkirakan 950 km/jam atau 298 m/detik) di antara lantai 77 dan 85.
  • 9:37 American Airlines Penerbangan 77 menabrak sisi barat Pentagon.
  • 10:03 United Airlines Penerbangan 93 jatuh ke tanah.
Serangan terhadap Pentagon

Serangan terhadap Pentagon
Dalam pernyataan persnya Pemerintah AS mengatakan pembajak pesawat United Airlines Penerbangan 93 ingin menabrakkan pesawat ke U.S. Capitol Building atau Gedung Putih. Penumpang dalam pesawat diinformasikan mencoba untuk mengambil alih kendali pesawat, dan para pembajak menabrakkan pesawat cepat saat pesawat jatuh. Seluruh penumpang dalam empat penerbangan tersebut tewas, termasuk pilot dan pembajaknya. Diperkirakan serangan ini menghabisi nyawa ribuan orang, termasuk ratusan petugas kepolisian, dinas pemadam kebakaran dan agen fbi yang tengah berada di lokasi kejadian sesaat sebelum gedung utara dan selatan rubuh. Pihak Amerika Serikat menyatakan ini sebagai serangan terbesar oleh orang non-Amerika pada AS sejak 1814.




Pasca serangan

Dalam beberapa jam setelah serangan, FBI mendapatkan nama-nama dan data pribadi dari pilot dan pembajak yang dicurigai. Koper Muhammad Atta, yang tidak diteruskan dari penerbangan Portlandnya ke penerbangan 11, berisi berkas-berkas yang membuka identitas semua 19 pembajak, dan petunjuk penting lainnya mengenai rencana mereka, motif, dan latar belakang. Pada hari penyerangan, NSA menyadap komunikasi yang menunjuk pada Osama bin Laden. Badan intelijensi Jerman juga mendapatkan hasil yang sama.  Pada 27 September 2001, FBI mempublikasikan foto-foto dari 19 pembajak bersama informasi mengenai kemungkinan nasionalitasnya dan nama-nama aliasnya. Lima belas dari penyerang berasal dari Arab Saudi, dua dari Uni Emirat Arab, satu dari Mesir, dan satu dari Lebanon. Berlawanan dengan profil penyerang bunuh diri pada umumnya, pembajak-pembajak tersebut terdidik, dewasa, dimana sistem kepercayaannya sudah terbentuk sepenuhnya.



Penerbangan United Airlines 93

Osama Bin Laden

Persis sebelum pemilihan presiden Amerika Serikat pada tahun 2004, di dalam sebuah pernyataan video terekam, Osama bin Laden mengakui keterlibatan al-Qaeda pada penyerangan Amerika Serikat dan mengakui hubungan dia secara langsung pada serangan tersebut. Dia berkata bahwa serangan tersebut dilakukan karena "Kami bebas, dan untuk mendapatkan kebebasan bagi negara kami. Seperti kalian meremehkan keamanan kita, kita meremehkan keamanan kalian." Osama bin Laden berkata bahwa dia sendiri telah memimpin 19 pembajak pesawat  Di dalam video tersebut dia berkata, "Kami telah sepakat dengan Komandan Jendral Muhammad Atta, Allah mengasihi dia, bahwa semua operasi akan dilaksanakan dalam 20 menit sebelum Bush dan pemerintahannya menyadari"  Video lain yang didapatkan oleh Al Jazeera pada September 2006 menunjukkan Osama bin Laden bersama dengan Ramzi Binalshibh, dan 2 pembajak Hamza al-Ghamdi and Wail al-Shehri, pada saat mereka bersiap2 untuk penyerangan.

Osama kemudia diduga tewas dalam serangan intelijen pasukan AS pada tgl 01 Mei 2011. Pemimpin Alqaeda Osama bin Laden bersembunyi di satu rumah mewah dekat akademi militer Pakistan dan kurang dari dua jam berkendara dari Islamabad, ketika dia terbunuh dalam operasi dramatis pimpinan CIA.

Daftar Pelaku Pembajakan Pesawat Dalam Peristiwa 9/11


American Airlines Penerbangan 11:
  • Mohammed Atta, berkebangsaan Mesir
  • Abdulaziz Alomari, berkebangsaan Arab Saudi
  • Satam M.A. Al Suqami, berkebangsaan Arab Saudi
  • Wail M. Alshehri, berkebangsaan Arab Saudi
  • Waleed M. Alshehri, berkebangsaan Arab Saudi
United Arlines Penerbangan 175:
  • Marwan Al-Shehhi, berkebangsaan Uni Emirat Arab
  • Fayez Rashid Ahmed Hassan Al Qadi Banihammad, berkebangsaan Arab Saudi
  • Ahmed Alghamdi, berkebangsaan Arab Saudi
  • Hamza Alghamdi, berkebangsaan Arab Saudi
  • Mohand Alshehri, tidak diketahui kebangsaannya
American Airlines Penerbangan 77:
  • Hani Hanjour, berkebangsaan Arab Saudi
  • Nawaf Alhazmi, tidak diketahui kebangsaannya
  • Majed Moqed, tidak diketahui kebangsaannya
  • Khalid Almihdhar, tidak diketahui kebangsaannya
  • Salem Alhazmi, berkebangsaan Arab Saudi
United Airlines Penerbangan 93:
  • Ziad Samir Jarrah, berkebangsaan Lebanon
  • Saeed Alghamdi, berkebangsaan Arab Saudi
  • Ahmed Ibrahim A. Al-Haznawi, berkebangsaan Arab Saudi
  • Osama Bin Laden, berkebangsaan Arab Saudi

Teori yang bertentangan

Arsitek dan Teknisi

Richard Gage, seorang arsitek yang telah berpengalaman selama 20 tahun dalam bidang konstruksi serta teah berkecimpung dalam banyak proyek perancangan bangunan anti-api dan anggota dari Institusi Arsitek Amerika, mendirikan organisasi Architect and Engineer For 911 Truth (Arsitek dan Teknisi Untuk Kebenaran 911) yang berisikan ratusan artsitek dan teknisi berpengalaman di bidangnya. Mereka mengeluarkan pernyataan yang menyangkal pernyataan Komisi 9/11 yang menyatakan bahwa gedung WTC 1, 2, 3, 4, 5, 6 dan 7 hancur akibat ledakan yang disebabkan oleh tabrakan dan penyebaran avtur dari penerbangan 11 dan 175. Para arsitek yang tergabung dalam organisasi tersebut menyatakan bahwa mereka mencurigai adanya perubuhan terkontrol dengan bahan peledak yang menjadi penyebab runtuhnya menara 1, 2 dan terutama runtuhnya menara 7 setelah berbagai penyelidikan terhadap rekaman video dan analisa lapangan yang menurut mereka sangat tidak wajar dan tak dapat diterima secara ilmu pengetahuan apabila menara 7 yang terletak jauh dari menara Utara dan Selatan rata dengan tanah.

Pilot

Russ Wittenberg (Capt.)(Ret.), seorang pilot senior, mantan pilot USAF dengan 30.000+ jam terbang, yang juga pernah menerbangkan pesawat penerbangan 175 yang menabrak Menara Selatan dan penerbangan 93 yang gagal mencapai pentagon, menyatakan ketidakpercayaannya terhadap hasil investigasi resmi pemerintah. Ia mempertanyakan beberapa fakta janggal seperti mengapa rekaman pengatur penerbangan saat kejadian 9/11 dirusak oleh komisioner FAA, mengapa kotak hitam tidak ditemukan dari satupun pesawat, dan juga mempertanyakan tingkat kemahiran pembajak yang menurutnya untuk sekelas pilot berlisensi peasawat perintis sangat mencurigakan dapat mengendalikan pesawat sekelas 747 dengan kecepatan tinggi dan menabrakkannya dalam posisi target yang tidak lebar. Ia bergabung dengan organisasi Pilot for 911 truth yang didalamnya berisikan ratusan pilot dan profesional dalam bidang penerbangan dari berbagai belahan dunia yang juga menyangkal laporan resmi dari Komisi 9/11.

Isu publik

  • Beberapa pihak menduga pelakunya adalah kelompok Zionis Yahudi, menurut sebuah fakta menarik berdasarkan laporan time.com, dari sekitar 6.000 korban runtuhnya gedung WTC, hanya beberapa saja yang merupakan orang Yahudi. Menurut teori ini, kemungkinan besar orang-orang Yahudi telah diinformasikan untuk tidak datang pada tanggal kejadian itu. Pengamat intelijen yang juga mantan Kepala BAKIN (BIN), Zaini Anshar Maulani (1939-2005), kemungkinan temuan itu ada benarnya. Sebab selama ini Israel sering memanfaatkan dan memprovokasi beberapa orang Arab fanatik untuk melakukan teror bunuh diri itu. Namun sayangnya, FBI, CIA, dan pejabat keamanan AS tak sungguh-sungguh mengusut informasi bahwa pada tanggal itu 4 ribu orang Yahudi libur. Menurut salah satu sumber berita, bahwa saat peledakan itu, juru kamera Yahudi tampak bersuka cita atas tabrakan itu.
  • Z.A. Maulani juga menyebut Tentara Merah Jepang. Selain perkara ideologi, beberapa saat usai serangan, sebuah media lokal di Yordania ditelepon seseorang yang mengaku anggota kelompok radikal Jepang itu. Si penelepon menyatakan bertanggung jawab atas aksi itu. Menurutnya, serangan itu ialah pembalasan atas bom atom di Hiroshima dan Nagasaki.
  • Beberapa hari setelah serangan, ada seorang penelepon ke televisi Abu Dhabi. Mengaku dari Front Demokratik Pembebasan Palestina (DFLP), penelepon itu mengaku pihaknya bertanggung jawab atas tragedi itu. Namun tak lama kemudian, lewat TV yang sama, seorang pejabat senior DFLP membantah klaim tadi.
Korban serangan 11 September 2001 selain merenggut 2.646 jiwa warganegara Amerika Serikat juga 327 orang warganegara asing. Berikut adalah daftar kebangsaan mereka. Negara dengan korban terbanyak adalah Britania Raya, dengan 67 orang. Korea Selatan 28 sementara Kanada dan Jepang 24. Kolombia 17 orang sementara Jamaika, Meksiko dan Filipina 16. Australia dan Jerman masing-masing 11 orang. Italia 10 orang dan 1 orang Indonesia.






Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...